Yayasan Bina Swadaya bersama Arla Indofood dan Yayasan Keanekaragaman Hayati mendukung terselenggaranya Kongres Organik Asia (Organic Asia Congress) 2021 kerja sama antara IFOAM Asia dan Aliansi Organik Indonesia (AOI). Bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui host event penandatangan perjanjian pelaksanaan Kick Off Organic Asia Conggress (OAC) yang dilaksanakan Jumat, 26 Februari 2021 di sela kegiatan Healthy Living Expo di Trans Studio Mall Cibubur, Depok, Jawa Barat.

Kesadaran tentang bahaya yang ditimbulkan oleh pemakaian bahan kimia dalam pertanian menjadikan pertanian organik menarik perhatian dari tingkat produsen hingga konsumen. Manfaat pertanian organik yang sedang tren memberikan dampak pada konsumen yang lebih memilih produk pangan yang aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan, sehingga mendorong meningkatnya permintaan produk organik.

Pola hidup sehat yang ramah lingkungan kini menjadi trend baru dan telah melembaga secara internasional yang mensyaratkan jaminan bahwa produk pertanian harus aman dikonsumsi, kandungan nutrisi tinggi dan ramah lingkungan.

Untuk itulah, Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Organic Asia Congress 2021 oleh Internasional Federation of Organik Agriculture Movements (IFOAM Asia) pada 22—27 November 2021 mendatang. Kongres organik asia ini menjadi sebuah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menerima tamu-tamu Asia bahkan dunia untuk mendukung pertanian organik. Mandat tersebut membawa pesan, Indonesia dengan sumberdaya alam yang melimpah berpeluang besar mengembangkan pertanian organik dan produk turunan.

President IFOAM Asia, Zhou Zejiang pada kesempatan Kick Off Organic Asia Congress 2021 menyatakan, pihaknya sangat senang bekerja sama dengan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Organic Asia Congress 2021.

“Saya mendukung Indonesia menyukseskan penyelenggaraan Organic Asia Congress 2021. Saya mengapresiasi Indonesia sebagai host event, IOA, yang didukung Yayasan Bina Swadaya, dan Yayasan Keanekaragaman Hayati,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Yayasan Bina Swadaya Bayu Krisnamurthi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada IFOAM Asia dan Aliansi Organik Indonesia yang telah mempercayai Bina Swadaya untuk penyelenggaraan Organic Asia Congress 2021.

“Sebenarnya kami (Indonesia) berencana untuk berpartisipasi dalam Organic Asia Congress tahun 2020, semuanya telah dipersiapkan di Semarang, Jawa Tengah, namun karena 2020 dunia tengah dilanda pandemi Covid-19 sehingga kami harus mengubah rencananya di tahun ini. Saat ini Indonesia dan negara Asia lainnya tengah fokus dalam pemberian vaksin Covid-19 dan kami berharap Organic Asia Congress 2021 tidak hanya dilakukan secara daring namun bisa dilakukan secara langsung pada bulan November di Jakarta. Kongres ini sangat penting bukan hanya untuk sektor pertanian tetapi juga untuk manusia, termasuk bagaimana cara mendorong penurunan Covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, Emilia Tri Setyowati mewakili Aliansi Organis Indonesia mengungkapkan, penunjukkan Indonesia sebagai tuan rumah Organic Asia Congress menunjukkan bahwa pertanian organik Indonesia memiliki peran yang sangat penting di Asia dan dunia.

“Meski dalam percaturan pertanian organik Indonesia, Indonesia hanya berada di urutan ke-21 tingkat dunia, tetapi produk-produk organik Indonesia sangat diminati,” ucap Emilia.

Ia juga menegaskan, kesadaran akan pentingnya produk organik semakin meningkat dengan adanya pandemi Covid-19, bahkan peningkatannya hampir 300 persen, terutama untuk sayuran, jamu dan madu. Peningkatan dan produksi dan konsumsi pertanian organik berikut produk turunannya tidak lepas dari kiprah Aliansi Organis Indonesia.

Aliansi Organis Indonesia bertujuan untuk memperkuat dan memajukan gerakan pertanian di seluruh Indonesia serta memperkuat para petani kecil di seluruh Indonesia.

Sumber: Trubus.id